“TOGETHER..”
Cast : Super Junior (ryeowook focus)
“ryeowookkie…,kapan kau mengunjungi nenek? Nenek sudah lama tak melihatmu, cucuku..,”
“haelmoni..,ryeowook juga ingin kesana. Tapi jadwal Super Junior masih padat.,”
“iya..nenek tau. Tapi nenek ingin melihatmu. Nenek takut terlambat, wookkie..,”
Diakhir percakapan, suara nenek semakin terdengar halus dan akhirnya tak terdengar. Ryeowook pun bangun dari tidurnya dengan perasaan yang kacau.
“ryeowook-ah..gwaenchana?,” panggil yesung yang berada di tempat tidur sebelah ryeowook. Ryeowook pun mengangguk sambil keluar kamar hendak mengambil segelas air putih untuk menenangkan hatinya. 3 hari berturut2 ia telah memimpikan mimpi yang sama. Memimpikan neneknya yang selalu bilang ingin bertemu dengannya. Ia pernah menceritakan mimpinya pada leeteuk, hyung yang paling dipercayainya. Namun leeteuk selalu bilang bahwa mimpi itu mungkin disebabkan karena ryeowook yang terlalu merindukan neneknya. Namun mimpi itu membuat perasaan ryeowook tetap saja tak tenang.
Yesung yang melihat gelagat tak biasa ryeowook pun mengikutinya kedapur. Ia khawatir dengan keadaan dongsaeng-nya yang tak biasa itu. Sesampainya didapur, member lain telah bangun dan berkumpul nonton TV. Melihat ryeowook sudah bangun, perhatianpun tertuju pada ryeowook.
“dongsaeng-yah..hyung lapar. Buatkan sarapan yah..,” ujar eunhyuk
“ne~,” jawab ryeowook singkat lalu berlalu
“yesung hyung, waeyo? Kalian bertengkar?” Tanya sungmin yang juga melihat sifat ryeowook yang tak seperti biasanya. Para member lain pun menunggu jawaban dan penjelasan dari yesung yang kini terpaku.
“aniyo. Kami tak bertengkar. Keundae….,” yesung menghentikan ucapannya sambil mengambil tepat disebelah leeteuk. Member lain pun penasaran dengan ucapan yesung yang belum diteruskan.
“keundae mwo..?” Tanya Kyuhyun yang tak sabar
“keundae.. ryeowook beberapa hari ini terlihat sedang memikirkan sesuatu. Ia juga kurang tidur dan lebih banyak berdoa untuk neneknya. Semalam juga dia tidur larut sekali. Dan pagi ini dia bangun dengan wajah pucat. Sepertinya mimpi buruk,.”
“ah..ia. wajahnya pucat, hyung..,” kali ini donghae yang bersuara.
“hyung, ottokhae jigeum,?” Tanya eunhyuk pada leader mereka.
“yesungie..apa ia tak pernah bercerita tentang mimpinya padamu?” Tanya leeteuk serius pada yesung. Yang lain pun kembali menanti jawaban yesung. Namun yesung menggeleng.
“sebenarnya.. kemarin ia menceritakan mimpinya padaku. Ia bilang kalo beberapa hari ini ia sering memimpikan neneknya. Dalam mimpinya, neneknya selalu mengatakan bahwa ingin bertemu ryeowook.,”
“jangan2 terjadi sesuatu,hyung..,” ujar Kyuhyun
“hyung juga berfikir seperti itu. Tapi hyung tak ingin ia khawatir dan kurang konsentrasi dalam pekerjaan.,”
“lalu apa yang harus kita lakukan?,” Tanya heechul
“yesung-ah..coba kau hubungi ibu ryeowook. Tanyakan kabar mereka dan kita kan mengatur waktu untuk membawa wookie mengunjungi neneknya. Mungkin ia terlalu rindu pada neneknya. Setuju..?”
“setuju…,” jawab mereka kompak.
Yesung baru hendak menghubungi orang tua ryeowook pun dikejutkan dengan suara gaduh didapur. Sepertinya suara piring jatuh dan pecah. Wajah mereka pun langsung berpandangan satu sama lain, dan didetik berikutnya mereka kompak berlari kearah dapur, “RYEOWOOK-AH……!!!”
Leeteuk yang pertama melihat ryeowook yang terduduk dilantai dan pecahan piring berceceran disekitarnya. Mereka semua langsung menghampiri ryeowook. Siwon dan sungmin yang pertama berinisiatif untuk membersihkan pecahan2 agar tak melukai yang lain. Sedangkan yang lain membimbing ryeowook untuk duduk dikursi meja makan. Kyuhyun mengambilkan segelas air putih dan diberikan pada hyung tersayangnya itu. Ryeowook tak langsung meminumnya. Ia menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Ia menangis.
“wookie-ah..waegeurae?” Tanya leeteuk dengan wajah yang sangat khawatir
“urri haelmoni-ga…,” wookie tak sanggup menyelesaikan kata2nya dan ia kembali menangis. Naluri leeteuk sebagai leader dan kakak tertua disini langsung memerintahkannya untuk menenangkan ryeowook. Ia memeluk ryewook yang masih terus menangis. Member lainnya sedang menerka-nerka apa yang sedang terjadi.
“hyung, telponnya masih tersambung nih.,” ucap siwon yang memungut handphone ryeowook yang tergeletak didekat pecahan yang ia dan sungmin sedang bersihkan. Leeteuk memandang member satu persatu lalu menempelkan handphone tersebut ketelinganya.
“yoboseo.. ini leeteuk.,”
“leeteuk-ssi.., ryeowook gwaenchana,?” Tanya suara tersebut. Ia adalah ibu ryeowook.
“ajjhuma.., apa yang sedang terjadi?,” Tanya leeteuk dengan firasat yang tak baik. Member lainpun mendengarkan dengan seksama pembicaraan hyungnya tersebut. Siwon dan sungmin yang telah selesai membersihkan pecahan pun telah bergabung dengan member lain.
“mwo? Ajjhuma..jangan bercanda, ku mohon..,” leeteuk yang mulai tak kuasa menahan air matanya pun menangis dan memberikan telpon pada heechul. Tangisan leeteuk makin membuat member semakin bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Kini heechul yang menerima telpon pun terlihat mengangguk dan diakhir percakapan ia menyelipkan kata berbela sungkawa. Perhatian member kini tertuju pada ryeowook yang makin tersedu mendengar pernyataan bela sungkawa heechul. Donghae yang cepat bangkit dari duduknya dan memeluk ryeowook erat.
“kau harus kuat,wookkie.. semua akan baik2 saja.,” ucapan donghae membuat ryeowook menurunkan tangan yang sedari tadi ia gunakan untuk meutupi wajahnya. Kini air mata telah mebasahi dorm pagi itu. Mereka langsung menghubungi manager dan mereka akan bersama2 datang ke rumah duka. Ya..nenek ryeowook yang selama ini selalu datang dalam mimpinya meninggal malam tadi, karna factor usia yang telah menua.
Sesampainya dirumah duka, orang2 telah banyak berdatangan. Keberadaan Super Junior pun berhasil menyita perhatian. Dan ibu ryeowook langsung menghapiri dan memeluk ryeowook dan menangis terdesu. Pemandangan yang sangat dramatis terjadi selama beberapa menit. Setelah agak tenang, ibu wookie member salam dan mempersilahkan semuanya masuk. Ryeowook yang masih menangis langsung menghampiri tempat dimana jasad neneknya diletakkan.
“haelmoni…nega waseo.. ryeowook datang, haelmoni.. buka matamu. Lihat lah aku ada disini,haelmoni…,” ryeowook terus meracau didepan jenazah neneknya. Tentu pemandangan ini menjadi sangat mengharukan. Leeteuk yang tak dapat menahan emosinya pun menangis dipelukan magnae kyu dan eunhyuk dipelukan donghae. Heechul dan sungmin masing2 sibuk dengan telfon genggam masing2. Sungmin mencoba menghubungi kangin yang masih menjalankan pendidikan militernya, namun gagal. Akhirnya ia memilih untuk mengirimkan pesan singkat pada hyung-nya itu. Dan heechul menghubungi kibum dan ternyata kibum telah menerima kabar duka itu dari manager super junior. Ia melanjutkan dengan hankyung. Namun beberapa bulan ini ia tak dapat menghubungi hankyung. Namun kali ini keberuntungan ada dipihaknya. Telponnya tersambung dan terdengar suara yang sangat ia rindukan menjawab telponnya. Hankyung yang sedang berada di Singapore dalam masa promo album pun mengucapkan bela sungkawa dan menitipkan salam pada ryeowook. Heechul memahami kesibukan sahabatnya ini. Hankyung sekarang disibukkan dengan project solonya, dan ryeowook pun pasti bisa memahami ketidak hadiran hyung Beijing-nya itu. Setelah menutup telponnya, ia melihat sungmin telah berada disebelahnya dengan mata yang berkaca-kaca. Mereka berpelukan saling menguatkan.
“sungmin-ah..uljima.. kita tak boleh menangis didepan wookie. Kita hyung-nya. Jangan biarkan kesedihannya berlarut dengan air mata kita. Arraseo?” ucap heechul bijak sambil menepuk pelan punggung sungmin. Sungmin pun lekas menghapus air matanya dan mereka masuk kembali dan berkumpul bersama yang lain didalam.
Perlahan, para pelayat pun mulai berpamitan. Dan upacara pemakaman pun telah dilaksanakan. Tiba2 handphone heechul bergetar.
Beijing Calling..
“hankyung-ah…,” perhatian member langsung tertuju pada heechul karena ia memanggil nama member yang mereka rindukan.
“wokkie..? ne~,arraseo..” ucap heechul sambil memberikan handphone nya pada ryeowook.
“yoboseo..,” sapa ryeowook dengan emosi yang agak tenang sekarang.
“wookkie-ah.. mianhae, hyung tidak bisa datang. Hyung di Singapore sekarang. Hyung turut berduka,.”
“ne~.. aku mengerti,hyung.. gamshamnida,hyung..,” mata ryeowook mulai berkaca-kaca. Suara nya kembalin bergetar karena tangis yang tertahan.
“menangislah kalau kau ingin menangis. Hyung mengerti perasaanmu,.” Tangis wookie pun pecah. Yesung dan leeteuk yang berada di sisinya pun merangkul ryeowook untuk memberinya kekuatan. Member yang lain pun terhanyut dalam kesedihan. Suara hankyung kembali terdengar dari handphone yang sengaja dipasang Loudspeaker oleh wookie.
“kau harus kuat,kim ryeowook. Yakinlah kalau nenekmu juga melihatmu sekarang. Ia juga tak ingin melihat kau seperti ini. Kau bukan anak kecil lagi,wookkie-ah. Member pun akan selalu ada untuk mu, hyung juga. Hyung berjanji, walaupun kita tak bersama lagi, namun hati kita tetap bersama.,” hankyung berhenti beberapa saat, suaranya juga bergetar. Pastinya ia juga sedang berusaha mengatur emosinya sekarang. Namun tak lama kemudian ia bicara kembali..
“wookki-ah.. kau tau hyung bersama siapa sekarang? Hyung bersama salah satu ELF, wokkie-ah. Ia juga mencintai Super Junior, ia juga mencintaimu, mencintai kita semua. Ia menitipkan salam padamu. Kau ingin bicara padanya? Ah..sayang sekali, kau tidak bisa. Ia memiliki kekurangan, wokkie.. ia tak bisa bicara. Hyung hanya berkomunikasi dengannya melalu tulisan yang ia tulis disepucuk kertas. Nih, hyung bacakan yah..” hankyung mulai mengatur suaranya dan mulai membaca.
“dear, ryeowook.. jangan bersedih. Kau masih memiliki sahabat2 terbaikmu disuper junior. Dan kau juga masih memiliki kami, ELF yang selalu mencintai kalian dalam keadaan apapun. Kami mencintaimu..,. wokkie-ah, kau dengar? Kau masih punya Super Junior dan ELF.. jngan larut dalam kesedihanmu,. Hwaiting..,”
“gamshamnida,hyung… hwaiting..,” ucap ryeowook yang masih dengan lelehan air mata. Member lain pun tersentuh dengan ucapan hankyung dan dukungan ELF untuk Super Junior, khususnya ryeowook. Telpon pun ditutup karena hankyung harus meneruskan kegiatannya.
Tak lama kemudian, kibum datang. Ia langsung memeluk ryeowook yang kembali menangis.
“gomawo, kibummie.. kau meluangkan waktumu kesini.,”
“aniyo,hyung.. aku sedang tidak sibuk. Gwaenchana?,” Tanya kibum sambil menghapus air mata dipipi hyungnya itu. Ryeowook mengangguk dan tersenyum simpul. Mereka saling melepas rindu satu sama lain. Tak lama kemudian giliran handphone sungmin yang bordering. Tertulis nama kangin hyung dilayar handphonenya.
“kangin hyung,..” sungmin langsung menjawab telponnya dan kembali menekan tombol loudspeaker agar member yang lain dapat mendengarkan suara kangin.
“ryeowookie odiso?” suara kangin terdengar lebih berwibawa sekarang.
“aku disini,hyung..,” jawab ryeowook.
“gwaenchana..,?” Tanya kangin
“oh.. nan gwaenchana,hyung.. mereka tak pernah meninggalkanku,hyung..,” ucap ryeowook sambil memandang wajah member satu persatu.
“tentu saja. Tak akan ada yang meninggalkanmu. Kami selalu ada untukmu,dongsaeng-yah..,”
“gomawo,hyung..”
“kau mau berjanji padaku?” Tanya kangin
“janji apa,hyung?”
“berhentilah menangis. Yah..kau juga teukie hyung. Suara tangismu paling jelas terdengar, tau tidak?? Aish….,” semua member tertawa mendengar kangin ngomel2 seperti biasanya.
“arraseo…,” balas leeteuk
“kangin hyung.. aku merindukanmu,..” ucap ryeowook
“nadoo.. nado bogoshipeo.., aku akan segera kembali bersama kalian. Bersabarlah..,” ujar kangin. Kangin pun mengakhiri telponnya karena ia harus segera kembali kelapangan.
Sekarang mereka ber-11 saling berpelukan. Namun sindong yang membuka mulutnya sambil bekata,”AKU LAPAR,..” mereka semua pun tertawa mendengar ucapan sindong yang memang selalu lapar.
Mereka pun memutuskan untuk makan siang bersama dan kibum ikut dengan mereka. Tak ada lagi tangis untuk sekarang dan seterusnya. Ryeowook juga berdoa untuk neneknya yang ada diatas sana, dan berjanji akan selalu bahagia menjalani hidup. Karena akan ada ELF yang akan selalu menemani setiap langkahnya kedepan.
_the end_
*FF ini aku dedikasiin buat ryeowook oppa. turut berduka cita atas meninggalnya nenek tercinta.
ELF akan selalu ada untuk Super Junior, pecintamu juga akan selalu ada untukmu,ryeowook oppa..*
Gomawo udah baca,. Coment pliss..
_kim Hyun Su_
Fb : everlastingtha_1001@yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar