Give
Me A Little Time
Author : Shin Hye You
Cast :
Shin Hye You
Kim Hyun Su
Kim Hee Chul
Park Ga Eun
Kwon Ji Yong ( G Dragon
)
Choi Soo Woon
Dirumah Sakit
“
penyebarannya kerusakannya sudah parah ..satu – satunya cara adalah transpalasi
jantung .kita harus cepat mencari pendonor “ ucap dokter Lee Sung Min
Hyun Su
menanggis dibahu Soo Woon. Hee Chul memukul dinding rumah sakit yang tidak akan
melawan dan siap menerima semua bentuk kemarahannya Hee Chul. Hee Chul akhirnya
berhenti melampiskan kemarahannya .dia duduk dilantai ditenggelamkan kepalanya
diantara kedua kakinya dan bahu Hee Chul berguncang keras. Hee Chul menangis …
Ji Yong
hanya diam tidak mengerti apa yang sedang terjadi …yang diingatnya tadi mereka
sedang bermain dan tertawa sepuasnya sampai akhirnya peristiwa ini terjadi..dia
ingin meminta penjelasan tapi tidak tahu harus meminta kepada siapa.
Soo Woon
yang melihat Ji Yong bingung mendekati Ji Yong dan berkata “ Hye You menderita
kerusakan jantung karena pernah meminum obat sakit jantung pada waktu usia 10 tahun…aku
sendiri tidak mengetahui cerita persisnya “
Flash Back 7
tahun yang lalu
Kehidupan
Hye You kecil sangat bahagia. Dia punya Eomma yang cantik dan baik hati. Appa yang
walaupun seorang pengusaha sukses tapi selalu menyiapkan waktu untuk anak –
anaknya. Suatu hari roda kebahagian keluarga Hye You berhenti berputar. Appa
Hye You yang memiliki sakit jantung mulai mementingkan pekerjaannya dia bahkan
bisa tidak pulang kerumah berbulan bulan, Eomma Hye You mulai kesepian. Suatu
hari Eomma Hye You pergi dari rumah pada waktu hujan deras. Keesokan harinya,
Eomma Hye You ditemukan tewas karena kecelakaan
Sejak saat
itu Appa Hye You menyalahkan dirinya atas peristiwa yang terjadi terhadap Eomma
Hye You . Appanya berubah seperti zombie yang hanya duduk di depan meja rias
Eomma Hye You tanpa bicara. Hye You pun sama terpukulnya dengan Appanya. Hye
You tidak masuk sekolah sampai berminggu – minggu. Berbeda dengan Hee Chul yang
berhasil dengan sempurna menyembunyikan kesedihannya.dengan memakai topeng
senyuman.
Suatu hari
ketika Hee Chul baru pulang sekolah dia mendengar suara teriakan dari dalam rumahnya.
“ andwae…appa…andwae….”
Teriak Hye You
“ Ayo… kita
sama – sama ketempat Eommamu “ kata Appa Hye You
Hee Chul
segera berlari kearah datangnya suara itu..dia kehabisan kata- kata untuk
menggambar kejadian yang tengah terjadi didepan matanya. Tangan kanan Appanya
sedang memegang botol obat jantungnya
sedangkan tangan kirinya sedang berusaha membuka mulut Hye You untuk memasukan
obat itu …Hee Chul berteriak “ Appa
…andwae……” kata Hee Chul sambil menarik tangan Appanya..tapi terlambat beberapa
butir obat itu sudah masuk kedalam mulut Hye You …seketika badan Hye You
menerjang , kedua matanya membulat. Dari mulutnya keluar busa putih. Hee Chul
berteriak sejadi- jadinya…
Appa Hye You
yang melihat hal itu hanya terdiam dan terus bergumam “ Hye You…Hye You… karena
obat obatan itu kerja jantung Hye You menjadi kacau . jantungnya yang sehat
berubah menjadi ancaman kematian baginya yang tidak diketahui kapan jantungnya
itu akan berhenti.
Flash Back
End
Ji Yong yang
mendengar itu semua hanya terdiam. Dia tidak bisa membayangkan dibalik senyuman
Hye You ada terlalu banyak goresan tinta hitam yang menikam hatinya.
Dikamar Hye
You
Hye You
masih belum siuman . Kedua mata hitamnya masih tertutup.Hyun Su tidak henti –
hentinya menangis. Penampilan Hyun Su dan Hee Chul sungguh berantakan . baju
yang sudah 2 hari tidak diganti membuat ruangan itu punya bau yang khas.
Keinginan Ji
Yong yang selalu ingin menemani Hye You selalu ditentang oleh Hyun Su maupun
oleh Hee Chul. Mereka tidak ingin adiknya itu menjadi beban bagi orang lain. Tapi
Hee Chul dan Hyun Su tidak bisa mengusir Ji Yong yang selalu datang . akhirnya
mereka menyerah dan membiarkan Ji Yong menemani Hye You
Diruangan
Dokter Lee
“ Dokter,
kenapa sampai dengan sekarang adik saya masih belum siuman ?” tanya Hee Chul
“ kerusakan
jantung adik kamu sudah mencapai 70% dan
karena itu perkerjaan jantungnya semakin berat.“ jawab Dokter Lee
“ jadi
berapa adik saya akan seperti ini , dok ? tanya Hyun Su
“ tidak ada
yang tahu “ jawab Dokter Lee menggantung
Hyun Su
menanggis dibahu Hee Chul.
Dikamar Hye
You
“ Hye You-ah
, sampai kapan kamu akan seperti ini ? ayo bangun dan perlihtakan senyum mu ? “
ucap Ji Yong sambil memegang tangan Hye You
Jari –jari
Hye You bergerak, Ji Yong terkejut dan segera melihat kearah mata Hye You..mata
itu perlahan mulai terbuka …” Ji Yong ..” ucap Hye You lemah
“ ne..kamu
mau apa? “ jawab Ji Yong
“ tolong
panggilan Hyun Su eonnie dan Hee Chul Oppa “ kata Hye You
“ Ne…chakkaman
..” ucap Ji Yong
Ji Yong
menekan tombol – tombol di ponselnya kemudian menekan tombol hijau..
“ Hyung ,
Hye You sudah sadar “ ucap Ji Yong
Ji Yong
menutup ponselnya dan menyimpannya kembali kedalam saku celananya..dia
memandangi wajah Hye You ..
“ apa
wajahku sudah jelek ? kenapa memandangiku seperti itu …. “ kata Hye You sambil
tertawa.
“ aniyo…kamu
masih tetap cantik …aku hanya merasa kangen dengan senyuman mu ..” ucap Ji Yong
serius
“ Ji Yong,
kamu masih bisa bercanda yach…. “ kata Hye You sambil tersenyum
“ aku sudah
tahu semuanya …” ucap Ji Yong lirih
Hye You
berhenti tertawa dan bertanya “ nugu ? siapa yang memberitahumu ? “
“ siapa itu
tidak penting ? aku hanya ingin tahu , wae ? kamu tidka memberitahuku “ tanya
Ji Yong
“ apakah aku
harus memberitahumu ? “ tanya Hye You
Kali ini Ji
Yong yang terdiam . tiba – tiba pintu terbuka . Hyun Su dan Hee Chul menyeruak
masuk. Hyun Su langsung memeluk Hye You. Hee Chul melihat ekspresi wajah Ji
Yong yang sedang memandangi Hye You. Hee Chul menarik tangan Ji Yong dan
mengajaknya keluar. Hee Chul memilih taman rumah sakit untuk berbicara dengan Ji
Yong.dia berdiri sementara Ji Yong duduk di kursi taman .
“ kamu
menyukai Hye You ? “ tanya Hee Chul tanpa basa basi
Ji Yong
tidak menjawab…
“ seperti
yang aku duga kamu tidak akan
menjawab…jangan dekati Hye You lagi “ ucap Hee Chul tegas sambil berbalik badan
dan hendak meninggalkan Ji Yong
“ aku
menyukainya …bahkan aku mencintainya “
ucap Ji Yong
“ kamu sudah
tahu kan penyakit Hye You ? “ tanya Hee Chul
“ ne…aku
sudah tahu semuanya “ kata Ji Yong
“ kalau
begitu jangan dekati Hye You , aku tidak mau hal yang sama terjadi lagi “ kata
Hee Chul
“ Hyung…aku
mencintai dia….” Kata Ji Yong
Hee Chul
seakan tidak mendengar kata – kata itu dia terus berjalan meninggalkan Ji Yong.
“ Hyung …aku
mencintai Hye You …” teriak ji Yong
Hee Chul
semakin mempercepat langkahnya dan menghilang di tikungan rumah sakit
Dikamar Hye
You
“
onnie,,,berapa lama aku tertidur ? “ tanya Hye You pada Hyun Su yang sedang menyisir
rambutnya.
“ 2 hari…”
ucap Hyun Su lemah
“ 2hari…berarti
aku sudah 2 hari tidak mandi …astaga …” ucap Hye You
Hyun Su
mengangguk …dia menahan airmatanya ..rambut – rambut Hye You rontok ..sisir
yang dipegang Hyun Su penuh dengan rambut Hye You…Hyun Su berusaha menahan air
matanya..
Hee Chul
masuk dan melihat Hyun Su memegang sisir yang penuh rambut. Hee Chul langsung
membelai rambut Hye You dan berkata “ kamu bau “.
“ oppa,
lebih bau lagi “ kata Hye You sambil tersenyum
Hyun Su segera memanfaatkan moment itu untuk keluar kamar…setelah
keluar kamar airmatanya langsung tumpah …Ji Yong yang melihat Hyun Su menanggis
duduk disebelah Hyun Su. Hyun Su terkejut dengan kedatangan Ji Yong…
“ wae….?? “
tanya Ji Yong
Hyun Su
mengeluarkan sisir dari saku celananya..
“ ini ?? “
tanya Ji Yong
“ rambut Hye
You “ jawab Hyun Su masih terisak
Ji Yong
tersentak dengan jawaban Hyun Su…
“ kerusakan
jantungnya sudah mencapai 70% , kalau tidak segera dilakukan transpalasi
jantung dia akan …. “ ucap Hyun Su mengantung ..
“ dia akan
apa ?? “ tanya Ji Yong
“ dia akan
meninggalkan kita “ ucap Hyun Su sambil menanggis.
Ji Yong
terdiam ..
Hyun Su
bertanya kepada Ji Yong “ Apa kamu menyukai Hye You ? “
Ji Yong
tersentak dan berkata ” ne…aku menyukai Hye You “
“ kalau
begitu lebih baik tinggalkan dia “ kata Hyun Su
“ waeyo ?
tadi Hee Chul Hyung juga menyuruh ku meninggalkan Hye You ..” tanya Ji Yong
“ karena
kami tidak mau hal itu terulang kembali . “ jawab Hyun Su
“ hal apa ?
“ tanya Ji Yong
Flash Back
3tahun yang
lalu ketika Hye You kelas 1 SMA…dia bekenalan dengan namja yang bernama Kim
Jong Woon…namja itu pemain piano terkenal. Hye You dan Namja itu berkenalan
ketika namja itu melakukan konser amal untuk anak – anak yatim didaerah rumah
Hye You.setelah 3 bulan berkenalan Hye You dan Jong Woon semakin dekat dan
berpacaran. Tapi setelah hye You memberitahu penyakitnya kepada Jong Woon..
Namja itu
pelan – pelan menghilang dari hadapan Hye You. Sejak saat itu sikap Hye You
mulai berubah dia mulai diam dan tidak mau minum obat. Sehingga penyakitnya
kambuh. Sejak saat walaupun dia tersenyum senyuman itu hanya senyum palsu. Dia
hanya tidak orang – orang merasa kasihan padanya .
Flash Back
End
“ kamu tahu
apa yang aku rasakan ketika Hye You tertawa lagi tapi bukan untukku atau Hee
Chul oppa tapi untukmu ?? yang kurasakan adalah rasa takut ..takut kalau hal
itu akan terulang kembali.” Kata Hyun Su
“ Tapi aku
tidak akan melakukan itu “ kata Ji Yong
“ Tidak ada
orang yang tahu apa yang akan terjadi nanti” ucap Hyun Su
Ji Yong kembali
terdiam . keduanya terdiam dan hanyut dalam pikirnya masing – masing.
Tiba – tiba
terdengar teriakan dari dalam kamat Hye You
“ Hye You “
teriak Hee Chul
Ji Yong dan
Hyun Su berlari kerarah kamar Hye You, mereka mendapati Hye You muntah
darah.Hee Chul terlihat sangat panik.dia mengelap mulut Hye You tapi darah itu
terus keluar. Raut wajah Hye You semakin pucat. Ji Yong berlari keluar kamar
sambil berteriak memanggil dokter. Tak lama Dokter Lee dan beberapa suster datang
dan memaksa Hee Chul, Hyun Su dan Ji Yong keluar dari kamar.
10 menit
kemudian dokter Lee keluar dan berkata “ Hye You tidak akan bertahan lama jika
tidka segera melakukan transplasi “ Hee Chul segera menarik kerah jas Dokter
Lee “ apa maksudmu ? Hye You kami akan hidup dan akan terus hidup “ teriak Hee
Chul hendak memukul Dokter Lee. Hyun Su berusaha menahan Hee Chul tapi dia
tidak mampu..Tiba – tiba
PLAKK
Sebuah
tamparan mendarat manis dipipi sebelah kanan Hee Chul. Hee Chul terdiam dan
melepaskan tangannya. “ Hyun Su “ ucap Hee Chul lirih
“ Hye You ,
sudah menderita didalam sana “ ucap Hyun Su sambil menujuk kamar Hye You
“ oppa,
jangan tambah penderitaannya lagi “ samabung Hyun Su lirih lalu menangis
Hee Chul
terdiam ..Ji Yong juga ikut terdiam . dia seakan melihat semuanya dalam gerakan
lambat .Hye You yang muntah darah, Hee Chul yang menarik jas dokter dan Hyun Su
yang menampar Hee Chul.Ji Yong seakan melihat adengan difilm film romantic yang
sering ditontonnya yang terjadi didepan matanya sendiri.
Kondisi
Hye You makin hari makin memburuk kini dari tubuhnya tinggal tersisa kulit yang
membalut tulang . pipinya nya yang chubby berubah menjadi pipi kurus yang
memanjang . rambut hitam panjangnya sudah mulai rontok..bola matanya yang dulu
berbinar kini sinarnya meredup.
Hyun
Su , Hee Chul ,Ji Yong dan selalu bergantian menjaga Hye You . Ji Yong selalu
menolak saat disuruh beristirahat. kantongnya matanya sudah menghitam . sudah 3
hari Ji Yong tidak tidur. Dia ingin sewaktu Hye You bangun dan tersenyum
padanya . senyuman yang selama 1 minggu tidak di berikan Hye You..dia Kangen
Senyuman itu
Keesokannya
harinya Hye You bangun dengan arut wajah yang masih sama yaitu pucat. Hye You
melihat tingkah kedua kakaknya sangat aneh .ketika Hee Chul menatap Hyun Su
akan seolah olah mengambil seseuatu dari dalam tasnya . sementara kalau Hyun Su
melihat Hee Chul. Hee Chul akan membuang muka.
“
oppa.. onnie..bisa belikan aku permen “ ucap Hye You “ mulut ku pahit “ sambung
Hye You
Hyun
Su dan Hee Chul segera kelua. Setelah Mereka keluar Hye You memanggil Ji Yong
“
Ji Yong , tolong jelaskan padaku apa yang terjadi pada kedua kakak ku ? tanya
Hye You
Ji
Yong lalu menjelaskan peristiwa yang terjadi beberapa hari yang lalu.
“ Ji Yong – ah , apa aku egois kalau aku menginginkan
kedua kakak ku berada disampingku “ tanya Hye You
“ tidak...mereka kakak mu . ‘ jawab Ji Yong
“
Tidak aku egois ..aku menginginkan mereka tanpa memikirkan perasaan mereka .. “
Kata Hye You sambil menangis
“
apa maksudmu ? “kata Ji Yong
“
mereka saling menyukai tidakkah kamu melihat itu ? tanya Hye You
“
tapi mereka kakak adik Hye You ..” kata Ji Yong
“
Hyun Su eonnie bukan eonnie kandung ku “ kata Hye You
“
Mwo ? “ kata Ji Yong
“
Ne…Hyun Su onnie adalah anak teman akrab Eommaku ..waktu aku berusia 5 tahun
dan onnie berusia 6 tahun orang tua Hyun Su Eonnie mengalami kecelakaan pesawat
dan sampai dengan sekarang tidak
diketahui apakah mereka selamat atau tidak. Sejak saat itu eomma ku mengangkat
Hyun Su eonnie sebagai anak“ terang Hye You
“
kalau dia sekarang menjadi anak angkat keluargamu seharusnya dia mengganti
marganya.” Tanya Ji Yong
“
eomma ku yang tidak mengijinkannya . kata eomma ku kalau misalnya orangtua Hyun
Su onneie masih hidup mereka akan dengan mudah menemukan Hyun Su onnie . tapi
sampai dengan sekarang belum ada kabar dari kedua orangtua Hyun Su Onnie “
jelas Hye You
“ kalau begitu mengapa mereka bertindak
seperti tanpa perasaan apapun ? “ tanya Ji Yong
“ Karena aku. Mereka takut menyakitiku…” jawab Hye You
Ji Yong seakan mengerti
maksud Hye You…
Tiba – tiba ponsel Ji
Yong berdering , Ji Yong menangkat telponnya dan meletakannya di telinga
kirinya .
“ yoboseoyo …” kata Ji
Yong
“ Yobosoeyo , Ji Yong
jam 11 nanti kamu ada pemotretan untuk majalah ELLE “ kata Ga Eun
“ batalkan saja ..aku
tidak mau pergi “ jawab Ji Yong sambil
menutup telpon
“ Ji Yong-ah , pergilah
“ kata Hye You sambil tersenyum
Sesampai didorm Bigbang
Ga Eun dan member yang
lain sedang duduk menunggu kedatangan Ji Yong
“Hyung “ ucap Seung Ri
“ tunggu sebentar aku
akan mandi dan kita bisa segera pergi “ ucap Ji Yong lemah
“ tidak ada pemotretan
“ ucap TOP
“ apa maksudmu ? “
tanya Ji Yong tidak mengerti
“ kami hanya ingin kamu
beristirahat “ jawab Dae Sung
Ji Yong berbalik dan
memakai sepatunya kembali
“ mau kemana kamu “
tanya Ga Eun
“ menemani Hye You “
jawab Ji Yong
“ kamu anggap kami apa
? kami temanmu. Berbagilah dengan kami “ ucap TOP
Ucapan TOP membuat Ji
Yong berhenti dari aktivitasnya
“ kami juga ingin
membantumu.Hyung “ ucap Tae Yang
“ apa yang bisa kalian
bantu untuk ku ? kalian tidak mengenal Hye You “ jawab ji Yong sambil mengikat
tali sepatunya
“ karena itu duduk dan
jelaskan pada kami “ ucap TOP bijaksana
Ji Yong terdiam, Tae
Yang berjalan kerarah Ji Yong dan menarik tangan Ji Yong. Ji Yong kemudian
duduk di kursi tapi dia masih diam.
“ siapa itu Hye You “ Tanya
Dae Sung
Ji Yong mulai
menceritakan semua tentang Hye You kepada Member Big Bang yang lain.setelah
selesai bercerita para member lain maupun Ga Eun tidak memberikan Komentar
apapun. Mereka hanya menyimpulkan Hye You adalah gadis yang dicintai Ji Yong
dan sekarang dia sedang berusaha melawan kematian.
“ tidurlah dulu dan
setelah kamu bangun kita akan bersama – sama menjenguk Hye You, aku sudah
membatalkan semua kegiatan Big Bang hari ini “ ucap Ga Eun yang disertai
anggukan kepala oleh member lain. Ga Eun beranjak meninggalkan Ji Yong dan yang
lainnya .
Ji Yong menatap Ga Eun yang semakin menjauh. “
gomawo “ ucapnya lemah. TOP Juga ikut beranjak dia menepuk pelan pundak Ji Yong.
Sorenya pukul 4
Ji Yong dan member lain
dan juga Ga Eun pergi kerumah sakit . kamar
1330 itulah kamar Hye You .Ji Yong mengetuk pintu dan mereka masuk . didalam
kamar hanya ada Hye You .
“ Ji Yong “ panggil Hye
You
Ji Yong tersenyum dan berkata “ kenalkan mereka teman segrup ku .
ini ..( SKIP )
Tak lama setelah itu
para member Bigbang dan Ga Eun pamit pulang kecuali Ji Yong. Ji Yong dan Hye
You sedang bercanda ria ketika pintu kamar Hye You diketuk . masuklah Soo Woon.
“ eonnie…” panggil
“ mianhe baru bisa
menjenguk sekarang “ ucap Soo Woon dengan nada bersalah
“ gwanchana “ ucap Hye
You sambil tersenyum
Ji Yong pergi keluar
meninggalkan Hye You dan Soo Woon yang sepertinya ingin melakukan pembicaran
perempuan .ketika dia diluar dia mendengar para suster sedang membicarakan
seorang pasien.
“ kasihan dia ..padahal
dia masih muda “ ucap suster A
“ iya…dia juga tampan
dan seorang pemain piano terkenal ..kasihan sekali nasibnya seperti ini “ jawab
suster B
Ji Yong tiba tiba ikut
nimbrung dengan suster – suster itu .
“ memangnya dia sakit
apa ?’ tanya Ji Yong
“ kerusakan otak karena
jatuh dari panggung dan mengakibatkan obatnya terdapat sumbatan “ jawab Suster
A
“ tidak bisa
disembuhkan ? “ tanya Ji Yong polos
“ tidak…kamu tahu kalau
jantung rusak masih bisa ditransplasi tapi kalau otak itu udah nggak bisa . “
jawab Suster A
“ jadi artinya orang
yang otaknya rusak itu sudah mati “ jelas Suster B
“ terus pasien itu
masih hidup ? “ tanya Ji Yong
“ dia masih hidup tapi
itu hanya hidup harapan palsu, kalau selang dan kabel yang melakta ditubuhnya
dilepas makan dia akan mati “ jawab Suster B
“ sayang sekali, ibunya
bersikeras kalau anaknya masih hidup , padahal kalau ibunya rela organ pasien
itu bisa menolong orang lain “ ucap Suster A
“ kalau jantungnya bisa
? “ tanya Ji Yong lagi
“ tentu saja bisa ,
asal orang menerima transplasi golongan darahnya sama dan umurnya tidak jauh
berbeda.” Jawab Suster A
“ golongan darah dan
umur pasien itu berapa ? “ tanya Ji Yong
“ A dan umurnya 21
tahun “ jawab Suster A
“ gomawo ..” ucap Ji
Yong sambil berlalu
Ji Yong berlari
keruangan Dokter Lee . dia mengetuk pintu dan masuk
“ dokter Lee , ada yang
mau saya tanyakan ?” ucap Ji Yong
“ ada apa ? silahkan
duduk “ jawab Dokter Lee
“ apa kalau ada
pendonor jantung Hye You bisa selamat ? “ tanya Ji Yong
“ kemungkinan itu ada “
jawab Dokter Lee
“ berapa besar ? “
tanya Ji Yong
“ 30 % .tapi hanya ini
satu satunya cara “ jawab Dokter Lee
“ ne..arraseo …” jawab
Ji Yong
Setelah banyak hal
kepada Dokter Lee, dia berlari kearah ruangan pasien yang menderita kerusakan
otak itu. Kamar 3003. Ji Yong sudah berdiri didepan pingtu . dia menyiapkan
mentalnya.diketuknya pintu dan terdengar suara “ masuklah “ yang dilafalkan
dengan nada lemah dan putus asa.
“ ajjuma,,,mianhe
menggangu “ ucap Ji Yong sopan
“ nugu ? “ jawab Ajjuma
itu yang bernama Kim Sam Yong
“
Cheonun Kwon Ji Yong.aku hanya datang ingin meminta bantuan dari Ajjuma “ jawab
Ji Yong
“
apa maksudmu ? “ tanyaa Nyonya Kim
Ji Yong selembar kertas yang bertuliskan “ SURAT
DONOR “ .Ajjuma Itu terkejut melihat kertas itu.
“ sebenarnya kamu mau apa ? “ teriak Nyonya Kim
“ aku hanya mau ajjuma menolong orang yang sangat
berarti bagiku . dia menderita kerusakan jantung dan jika tidak segera mendapat
transplasi jantung dia akan pergi meninggalkan aku …” jelas Ji Yong
“ jadi kamu mau anakku yang mati? “ marah Nyonya Kim
“ aku hanya ingin Hye You hidup itu saja “ jawab Ji
Yong lemah
“ keluar …” ucap Nyonya Kim
“ Ajjuma ..” ucap Ji Yong
“ kamu tidak dengar.? Keluar “ teriak Nyonya Kim
Ji Yong keluar dengan tampang yang sedih. Dia
meninggalkan kertas itu di kamar itu berharap Ajjuma itu akan berubah pikiran. Dia
pergi kekamar Hye You, Hye You sudah tertidur dia ditemani oleh Hyun Su.
“ Ji Yong , sudah malam . lebih baik kamu pulang dan
istirahat .” ucap Hyun Su halus
“ na gwanchana. Hyun Su-ah bagaimana jika … “ ucap Ji
Yong menggantung
“ bagaimana jika apa ? “ tanya Hyun Su sambil
menyusun baju Hye You
“ bagaimana kalau ada donor bagi Hye You “ tanya
Hyun Su berhenti sejak dari aktivitasnya lalu
menjawab “ apalagi yang kita tunggu segera lakukan transplasi …”
Ji Yong lalu menceritakan tentang pasien yang
menderita kerusakan otak.
Hyun Su tidak bisa tidur mendengar perkataan Ji Yong
. perkataan Ji Yong terus berputar di kepalanya..
Keesokan harinya
Hyun Su berlari kerarah kamar 3003. Dia mengetuk
pintu dan masuk..
“ Annyeong ..” ucap Hyun Su
“ aku sudah tahu maksud kamu datang kesini, aku
tidak akan mengizinkannya “ ucap Nyonya Kim
Hyun Su melirik kerarah pasien yang sedang berbaring
itu
“ Jong Woon ?? “ ucapnya tidak percaya
“ kamu mengenal anakku ? “ tanya Nyonya Kim
“ dia mantan pacar adikku “ jawab Hyun Su
Ucapan Hyun Su
mengingatkannya pada ingatan tentang 3 tahun yang lalu
“ eomma , aku bertemu gadis yang sangat
cantik” cerita Jong Woon. “ eomma , aku suka senyumannya “ “ eomma , aku suka
dia “ “ eomma aku pacaran sama dia “ “ eomma lain kali dia akan ku ajak kesini
“ eomma , dia hari ini dia pucat sekali “ “ eomma dia sakit” “ eomma dia
menderita kerusakan jantung “ serpihan ingatan itu terus bermunculan. Ingatan
itu menghilang dengan digantiakan dengan suara “ jangan dekati dia lagi , dia
penyakitan . Jong Woon “ “ kamu tidak pantas pacaran dengan wanita yang sakit
sakitan
“ gwanchana , ajjuma ?
“ tanya Hyun Su yang khawatir melihat Nyonya Kim berkeringat
“ gwanchana ..bisa
tolong tinggalkan aku sendiri “ kata Nyonya Kim
“ Ajjuma , aku mohon .
Hye You hanya bisa hidup dengan bantuan ajjuma, sekarang jantungnya hanya
berfungsi 30 % tidak ada yang tahu kapan jantungnya akan berhenti …aku mohon
Ajjuma “ kata Hyun Su
Nyonya Kim terdiam
“ aku tahu , aku sangat
tidak tahu diri menginginkan kematian putra anda demi menyelamatkan adikku tapi
hanya ini yang dapat aku lakukan . aku tidak mau hanya menunggu malaikat maut
mencabut nyawa adikku ,,,aku mohon..jebal….” ucap Hyun Su sambil berlutut
dikaki Nyonya Kim sambil menangis
“ keluar …” ucap Nyonya
Kim
Hyun Su menghapus air
matanya dan berjalan keluar tapi sebelum dia keluar dia masih mengatakan “ Aku
mohon “ lalu dia berlalu meninggalkan kamar itu
Nyonya Kim terduduk
mendengar semua yang dikatakan Hyun Su. Dia bertanya kepada pada diri sendiri
“apa yang harus akau lakukan “? Dilihatnya samar samar Bibir Jong Woon
tersenyum dan dia tidak mempercayai penglihatnya tapi dia mengambil sebuah
keputusan.sambil mengisi selembar kertas dan berkata “ semoga kamu dapat
menggantikan sisa hidup putraku “ lalu dia menyerahkan suyart itu kepada
seorang suster.
Keesokannya
Pintu kamar Hye You
terbuka ketika Ji Yong baru datang. Dia mendengar seseorang sedang berbicara
didalam kamar
“ Hye You , kamu sudah
punya pendonor “ kata Dokter Lee
“ nugu ? siapa yang
menjadi pendonor “ tanya Hye You
“ hal itu menjadi
rahasia rumah sakit “ jawab Dokter Lee
“ apakah operasi ini
akan berhasil ? “ tanya Hyun Su
“ kemungkinan nya dalah
30% “ jawab Dokter Lee
“ Aku tidak mau .” kata
Hye You
“ apa maksud mu ?”
tanya Hyun Su
“ hanya 30% aku akan hidup. Lebih baik aku tidak di
operasi dan hidup seperti biasa” ucap Hye You
“ dokter bisa
tinggalkan kami “ kata Hyun Su
Dokter Lee meninggalkan
Hyun Su dan Hye You
“ yak…pabo …kamu tahu
berapa sulit untuk mendapatkan donor tapi setelah ada dengan santai kamu bicara
kalau kamu tidak mau dioperasi . Weayo ? waeyo kamu tidak mau ? “ tanya Hyun Su
“ aku tidak mau…aku
tidak mau …” jawab Hye You
“ waeyo ? “ teriak Hyun
Su yang kehabisan kesabaran
“ aku tidak mau “ kata
Hye You
Hyun Su mengepalkan
tangannya bersiap menampar Hye You tapi tangannya ditahan Hee Chul
“ Aku takut eonnie …”
jawab Hye You , airmatanya mulai bergulir..
Hyun Su dan Hee Chul
memandangi Hye You
“ aku takut eonnie
…aku takut death table ( mati dimeja
operasi ) , aku takut tidak bisa melihat matahari lagi , aku takut tidak bisa
mendengar kicauan burung lagi , aku takut kalian akan melupakan aku , aku takut
… “ Hye You berhenti berbicara ketika Hyun Su memeluknya
“ dan yang paling aku
takutkan adalah berpisah dengan eonnie
dan oppa “ kata Hye You sambil terisak.
“ pabo…kami tidak akan
melupakanmu “ ucap Hee Chul sambil menangis
Hyun Su terus memeluk
Hye You sambil membelai rambut adik kesayangannya itu
Ji Yong menapaki
kakinya pergi dari mulut kamar Hye You dia tidak ingin menganggu acara keluarga
kecil itu.
“ Hye You , kamu harus
operasi demi eonni dan oppa “ kata Hyun Su
“ tapi onnie ..” kata
Hye You
“ ketakutanmu sama
besarnya dengan ketakutan Eonnie dan oppa, apa kamu pikir kami tidak takut
kehilanganmu? Kami takut . kamu akan mendengarkan eonni kan?“ kata Hyun Su
Hye You mengangguk
2 hari setelah hari itu
adalah hari Operasi Hye You
“ kamu jangan takut
kami akan mendoakanmu “ kata Hyun Su sambil memegang tangan Hye You
Hye You tersenyum dia
berkata itu bukan senyum terakhirnya
Lampu ruang operasi
menyala, Ji Yong dan Hee Chul menunggu didepan ruangan operasi.sementara Hyun
Su sedang berdoa di Gereja ..Hyun Su menautkan kedua tangannya sambil menutup
matanya “ Tuhan .aku tahu kuasa mu untuk menentukan hidup dan mati , tapi aku
mohon Tuhan jangan ambil dia sekarang ..aku mohon ,Jebal…jebal …” ucap Hyun Su
sambil menangis
Didalam ruang operasi
para dokter sedang megeluarkan jantung Hye You yang sudah rusak yang kemudian
diganti dengan jantung yang baru..7 jam kemudian Lampu ruang operasi mati
menandakan operasi sudah selesai .Dokter Lee keluar.
“ ottokhae ? “ tanya
Hee Chul
“ operasinya berhasil “
jawab Dokter Lee
Lutut Hee Chul melemah
akhirnya dia terjatuh lulai. Dia menangis dan berkata “ tuhan ..gomawo”
Setelah itu Hye You dipindahkan
keruangan khusus…2 hari dia belum sadar. Hari ketiga Hye You mengalami muntah
darah. Dokter Lee langsung memeriksanya dan dia keluar dengan muka yang kusut.
“ dokter ..Hye You
kenapa ? “ tanya Hee Chul
“ Hye You mengalami
penolakan Jantung “ jawab Dokter Lee
“ apa maksud Dokter ? “
tanya Ji Yong
“ jantung yang baru
tidak bisa beradaptasi dengan tubuh Hye You. Kasus ini hanya terjadi 1 dari 10
transplasi “ jelas Dokter Lee
“ ja diii…..apa yang
harus kita lakukan “ kata Hyun Su panik
“ tidak ada yang dapat
kita lakukan “ jawab Dokter Lee
“ Andwae…andwae….”
Teriak Hyun Su
Hee Chul segera menenangkan
Hyun Su sementara Ji Yong hanya terdiam dia tidak percaya dengan apa yang didengarnya.
Hari keempat Hye You sadar
keadaannya lebih baik dari kemarin dia tidak lagi muntah darah. Hye You
tersenyum ketika Hyun Su , Hee Chul dan Ji Yong masuk kekamarnya..,.dia tidak
bisa berbicara Karena dipasangi selang oksigen. Hye You memegang tangan Hyun Su
dan menuliskan sesuatu ditangan Hyun Su “ eonnie, apa operasinya berhasil ? “
Hyun Su menanggis lalu
menjawab “ ne…operasinya berhasil “ lalu Hye You menulis lagi ditangan Hyun Su
“ lalu kenapa Eonnie menangis ? “ Hyun Su tidak menjawab pertanyaan Hye You
lalu berlari keluar kamar. Diluar kamar Hyun Su terus menangis. Hee Chul
mengejar Hyun Su .
“ Hyun Su , “ panggil
Hee Chul
Tapi Hyun Su sama
sekali tidak mengubris Hee Chul, dia terus berlari . sampai tangannya ditarik
Hee Chul dan Hee Chul memeluknya. Hyun Su terus menangis.
Didalam kamar , Ji Yong
memegang tangan Hye You . Hye You menulis sesuatu ditanagn Ji Yong“ ada apa
sebenarnya ? “
Ji Yong menjawab “ aku
tidak berhak untuk mengatakannya “ Hye You menulis lagi “ katakan”
Ji Yong lalu
menceritakan semuanya ..Hye You tersenyum dan menulis “ aku sudah tahu ini akan
terjadi“ hee Chul dan Hyun Su lalu masuk . Hye You menyuruh Hyun Su untuk
mendekatinya , Hye You menulis ditangan Hyun Su “ eonnie,,jangan menangis.
Antar aku dengan senyuman “ Hyun Su tersentak membaca tulisan itu .
Sejak hari itu Hyun Su
dan Hee Chul dan Ji Yong selalu menemani
Hye You.
Ji Yong datang kekamar
Hye You dengan wajah yang beresi dan membawa sebuket bunga lili.
“ Annyonghaseyo “
sapa Ji Yong
Hee Chul dan Hyun Su
yang sedang mengobrol dengan Hye You walaupun hanya Hye You hanya menjawab
dengan anggukan atau senyuman setiap pertanyaan Hee Chul dan Hyun Su terdiam
kemudian mereka tersenyum.
“ Annyonghaseyo “ jawab
Hee Chul
“ Hyun Su , ayo kita
keluar “ sambung Hee Chul
“ hah ? waeyo ? aku mau
disini “ jawab Hyun Su
Hee Chul mengedipkan
sebelah matanya seketika Hyun Su mengerti maksud Hee Chul. Dia kemudian
mengikuti Hee Chul yang keluar dari kamar.
“ bagaimana kabarmu ? “
tanya Ji Yong sambil duduk
Hye You hendak membuka
selang oksigen tapi Ji Yong melarangnya Hye You tersenyum dan menggelengkan
kepalanya. Ji Yong kembali duduk. Hye You kemudian membuka selang itu.
“ na…gwanchana .” ucap
Hye You lemah nyaris tidak terdengar
“ Hye You – ah , aku
suka kamu “ ucap Ji Yong tiba – tiba
“ Ji Yong , kamu tahu kalau
aku tidak akan hidup lama. Mungkin besok atau lusa aku akan mati.mungkin juga
10 menit lagi “ ucap Hye You lemah
“ tapi tetap saja aku
menyukaimu “ ucap Ji Yong
“ Ji Yong , tolong
jangan menyakiti diri sendiri “ ucap Hye You
“ setelah aku tidak ada
lagi carilah wanita sehat yang mampu mendampingi mu seumur hidup “ ucap Hye You
“ Hye You …’ ucap Ji
Yong lirih
“ aku harap dikehidupan
yang akan datang , kamu akan tetap mencintaiku dan kita pergi ke hutan pinus lagi “ ucap Hye You
bergetar sambil menahan tangis
“ Hye You aku ..” Ucap
Ji Yong terputus melihat wajah Hye You yang berubah seperti sedang menahan
sakit yang amat sangat.
“ Hye You , gwanchana
“Tanya Ji Yong khawatir
Hye You tidak jawab .
Ji Yong ingin menekan tombol darurat yang berada di atas tempat tidur tapi
tangan Hye You mengenggam tangan Ji Yong..
“ ak u ti dak a pa – a
pa “ kata Hye You terbata bata
Ji Yong makin khawatir melihat keadaan Hye
You.
“ Aku mau makan Ice
cream “ ucap Hye You pelan dengan raut wajah yang masih sama
“ apa maksudmu ? kamu
mana boleh makan ice cream ? “ tanya Ji Yong
“ aku mohon “ ucap Hye
You “ ini mungkin jadi Ice Cream terakhirku “
Ji Yong tersentak
mendengar kata – kata Hye You
“ andwae..masih banyak
Ice Cream yang akan kamu makan “ teriak Ji Yong
Hye You muntah darah
..tangan dan baju Ji Yong terkena imbasnya. Ji Yong segera merasakan bulu
kuduknya tiba tiba berdiri.dia tiba – tiba merasa ini akan terakhir kali dia
melihat Hye You segera dia membaringkan Hye You dan bergegas berlari keluar .
Hyun Su dan Hee Chul yang melihat Ji Yong berlari terburu buru , langsung
melihat kedalam . Hye You muntah darah lagi . seprei nya sudah berganti warna
menjadi merah. Hee Chul langsung memanggil dokter.
Sementara Ji Yong
sedang berlari mencari orang yang menjual es…
“ Hye You , ah
bertahanlah “ ucap Hyun Su sambil menangis
“ Hye You …Hye You ….”
Ucap Hee Chul
Hye You seperti tidak mendengar
ucapan dari kedua kakaknya. Dia hanya berusaha untuk menahan rasa sakit yang
menerjang seluruh tubuhnya. Dia berusaha terus hidup melawan malaikat pencabut nyawa
yang sedang menyeringai didepan hadapannya. Tapi perlahan – lahan kekuatannya
berkurang rasa sakit itu sudah menjalar keseluruh badan nya. Satu jari pun
sudah tidak bisa ia gerakan . penglihatnya mulai menggelap tapi dia masih bisa
mendengar Onnie dan oppanya memanggil manggil namanya. Bibirnya bergerak dan
berkata “ onnie oppa saranghae “ kemudian saat itu dia menutup matanya.
Terdengar bunyi bipppppp panjang dari alat yang berada di sebelah Hye You tepat
saat itu Ji Yong kembali dengan membawa Ice Cream Coklat kesukaan Hye You.
Ji Yong terdiam dan Ice
Creamnya terjatuh
Pemakaman Hye You
Suasana sangat hening
ketika akhirnya peti yang didalamnya terdapat raga Hye You tersimpan rapi dalam
gundukan tanah. Hyun Su terus menangis sementara Hee Chul walaupun tidak
terlihat menangis tapi nafasnya berat menandakan dia sedang menahan airmatanya.
Sementara Ji Yong mata nya terus melihat kearah raga Hye You dikubur. satu demi satu orang mulai meninggalkan tempat
itu dan akhirnya tinggal mereka bertiga. Hee Chul menyuruh Ji Yong pulang. Ji
Yong berdiri dan pergi dari tempat itu dia seperti manusia tanpa roh . ketika
Ji Yong hendak menyebrang dia tidak melihat ada truk yang melintas Hyun Su berteriak memanggil Ji Yong…..
Ckrittttt….Brukkkkk…
EPILOG
Disuati taman terlihat
2 orang anak kecil sedang bermain, seorang anak perempuan dan seorang anak laki
laki.anak perempuan itu memakai pita pink dikedua kuncir rambutnya dengan
setelan putih dan sepatu berwarna pink .dipipi sebelah kanan gadis kecil itu
terlihat jelas lesung pipit saat dia sedang tertawa . sedangkan anak laki laki
itu memakai kaos berwarna biru dan celana jeans berwarna hitam.mereka sedang
bermain rumah rumahan ketika suara kedua ibu mereka bergema
“ Ji Yong …..ayo masuk
makan “ “ Hye You , ayo masuk nak”
THE END
Gimana ff kali ini ?
mudah – mudahan semuanya suka.
Jangan lupa Komment
yach….
Gomawo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar